Monday, 7 November 2022

INFORMASI PENDAFTARAN MAHASANTRI BARU ANGKATAN KE-12 TA 2023-2024



            Nashirul Quran adalah pondok pesantren tinggi (Ma’had ‘Aly) yang fokus pada program tahfizhul quran dengan target lulusan terbaik hafal 30 juz secara mutqin. Sebagai penunjang Nashirul Quran memberikan materi tambahan berupa ‘ulum syar’i dan pendidikan keorganisasian serta kemasyarakatan. Seluruh program tersebut ditempuh dalam durasi 4 semester.


  1. Seluruh alumni hafal dan menyetorkan 30 juz Al Quran.
  2. Seluruh alumni hafal dan paham matan jazary dan tuhfatul athfal
  3. Seluruh alumni mampu menjadi ppenegajar Al Quran dan imam masjid
  4. Seluruh alumni memahami karakteristik dan adab-adab Al-Quran dengan baik.
  5. Seluruh alumni mendapatkan dasar-dasar dakwah baik dari aspek materi maupun praktik 
 

            Menjadi ma’had ‘aly tahfizhul quran dengan konsep tahfizh dan pendidikan yang kredibel, berintegritas dan mampu melahirkan kader ulama Rabbani yang hafal Al-Quran.

 

  1. Melaksanakan tahfizh quran dengan konsep yang kredibel dengan durasi pendidikan 4 semester.
  2. Menyelenggarakan pendidikan qurani dan pengadaban untuk seluruh komponen MATQ Nashirul quran.
  3. Menanamkan karakteristik dan adab-adab Ahlul Quran pada seluruh mahasantri MATQ Nashirul Quran.
  4. Melaksanakan pengajaran dan pelatihan materi dakwah secara efektif dan sistematis.

 

  1. Tapan menghafal diawali dengan tahsin (matan jazary) selama 30 hari.
  2. Tahap setoran dimulai pada hari aktif ke 31 bagi yang dinyatakan lulus tahap tahsin.
  3. Tahap muroja’ah menuju 30 juz satu majelis dimulai setelah tahap setoran selesai.

 

  1. Matan Jazary
  2. Matan Tuhfatul Athfal
  3. Bahasa arab (Metode Almiftah)
  4. Fiqih (matan Abi syuja’)
  5. Kajian adab (kitab At-tibyan dan Ta’limul Muta’allim)
  6. Kuliah dosen tamu
  7. Manajemen halaqoh (Halaqot Quraniyah)

  1. Laki-laki lajang maksimal 24 tahun
  2. Hafal Al-Quran minimal 1 juz
  3. Mengisi formulir pada link berikut: bit.ly/formulirpmbnq
  4. Menyerahkan foto copy ijazah SMA/Muallimin/sederajat dan lembar nilai yang dilegalisir
  5. Menyerahkan foto copy kartu keluarga
  6. Surat rekomendasi ustadz atau tokoh masyarakat
  7. Membayar biaya pendaftaran 250.000 melalui rekening berikut: BSI 6022665930 a/n. Rizal Fanani

  1. Setoran hafalan 1 juz
  2. Bahasa arab
  3. Kemampuan menghafal
  4. Kecepatan menghafal
  5. Tilawah Al-Quran
  6. Wawancara

 

  1. Gelombang 1

       Pendaftaran:

       Ujian seleksi

  1. Gelombang 2*

       Pendaftaran:

       Ujian seleksi:

* Gelombang 2 dibuka bila kuota gelombang 1 belum terpenuhi

 

Bagi mahasantri yang diterima dan memenuhi kriteria akan mendapatkan beasiswa pendidikan dengan tetap dikenakan infaq bulanan sebesar Rp. 400.000

 

Beasiswa full gratis akan diberikan kepada mahasantri yang berprestasi di tiap semester.

 

Bagi seluruh mahasantri yang ditereima dikenai kewajiban administrasi daftar ulang sebesar Rp. 3.550.000 yang dapat diangsur selama satu semester dengan ketentuan pembayaran pertama minimal 1.000.000.

 

RINCIAN DAFTAR ULANG:

-        Jas almamater: 600.000

-        Seragam olahraga: 150.000

-        Sewa almari dan kasur selama pendidikan: 600.000

-        Kesantrian: 500.000

-        Kitab-kitab: 700.000

-        Infaq pengembangan sarpra: 1.000.000

            Total: Rp.3.550.000

 

CONTACT PERSON

-        Ust. Aliq Dhiyaulhaq: 085281141851

-        Ust. Rizal Fanani: 082313080225

 

INFORMASI PENDAFTARAN

-        Telegram: pmbnq2023

-        Instagram:

-        facebook:

 

 





Tuesday, 18 August 2020

Bila Ingin Durhaka...

 



‎” ุฅِู†ْ ูƒُู†ْุชَ ุชُุฑِูŠْุฏُ ุฃَู†ْ ุชَุนْุตِูŠَ ู…َูˆْู„َุงูƒَ ูَุงุนْุตِู‡ِ ูِูŠ ู…َูˆْุถِุนٍ ู„َุง ูŠَุฑَุงูƒَ ”

"Jika engkau ingin mendurhakai Rabb-mu maka
durhakailah Dia di tempat yg Dia tdk melihatmu."


Demikian yang dikatakan oleh Hatim Al-Ashom (w. 237 H) dalam kitab Hilyatul Auliya' sebagai nasihat untuk kita semua. Bila diri dilanda emosi dan gejolak hawa nafsu hingga ingin sekali rasanya mendurhakai sang Pencipta maka sadarkan akal dan pikiran bahwa tiada tempat di mana Dia tak melihat kedurhakaan kita. Sedangkan kita hidup dengan limpahan rahmat dan kasih sayang-Nya. Kita merasakan nikmat yang tiada terhitung pun berkat izin dan rahmat-Nya. Tidak layak bagi kita untuk mendurhakai-Nya. Sekecil apapun kedurhakaan tersebut.

Mari bersama saling menasihati dalam kebaikan dan kesabaran. Semoga semua ini dapat menjadi wasilah kita untuk mendapat ridha Allah dan berkumpul di surga-Nya. Aamiin.

Media Kami 
Ig  : nashirulquran.jepara
Fb : nashirulquranjepara
Yt : nashirul quran channel

Gmail : nashirulquran,jepara@gmail.com

Friday, 14 August 2020

Sedekah Pangkal Kaya

 

Sedekah Pangkal Kaya

Slogan yang sering kita dengar dan bahkan masih kita hafal hingga hari ini adalah hemat pangkal kaya. Slogan itu admin ubah menjadi 'Sedekah Pangkal Kaya' setelah admin temukan hadis yang menyebutkan bahwa tiap hari ada dua malaikat yang turun ke bumi. Malaikat pertama mendoakan agar setiap yang menginfakkan hartanya diberikan ganti oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Malaikat kedua mendoakan agar setiap yang menahan hartanya dari sedekah agar diberikan kehancuran oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.


Admin mengajak seluruh teman-teman untuk memperkaya diri. Mulai kapan? Sejak hari ini hingga nanti Allah mengutus malaikat maut untuk menjemput nyawa kita. Apalah gunanya harta bila hanya untuk disimpan semata di dunia yang pasti akan binasa. Lebih baik kita simpan dan tabung agar kita menjadi kaya kelak saat berada di akhirat.

Jangan berhenti di admin saja ya. Silakan share postingan ini sebanyak-banyaknya agar teman-teman dan kaum muslimin yang lain juga segera bertindak cepat untuk mengkayakan diri.

Semoga Allah senantiasa menjaga keikhlasan kita sehingga seluruh peluh keringat, pikiran dan sumbangsih doa, pikiran, harta dan jerih payah seberapapun besarnya dapat diterima oleh Allah dan menjadi perantara berkumpulnya kita dalam naungan ridho-Nya di surga-Nya, aamiin...
Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Media Kami 
Ig  : nashirulquran.jepara
Fb : nashirulquranjepara
Yt : nashirul quran channel

Gmail : nashirulquran,jepara@gmail.com

Tuesday, 20 March 2018

MAKALAH BULETIN BULAN DESEMBER 2018

Renungan Akhir Tahun


Setiap tahun berganti berarti umur berkurang. Bagi akal dan jiwa yang sehat jika umur dikurangi tentu akan bersedih, merenung, introspeksi, evaluasi, prihatin serta lebih berhati-hati dalam melangkah. Sangat aneh jika seseorang yang tahu umurnya berkurang malah kegirangan, jingkrak-jingkrak, joged-joged, meniup trompet sambil bakar kembang api.  Kalau perlu kita periksa kesehatan akal dan jiwa, sehingga selalu terjaga dari segala perbuatan dan tindakan yang irrasional.
Allah berfirman :
“ Janganlah kamu ikut-ikutan  terhadap segala sesuatu yang belum kamu miliki pengetahuannya, karena sesungguhnya pendengaran, penghlihatan dan hati  akan diminta pertanggung jawabannya. (Q.S. Al-Isra’ (17) ayat : 36 )
Ada beberapa hal yang menjadi bahan renungan setiap mengakhiri tahun, agar kita mampu mempertanggung jawabkan akal pikiran serta jiwa kita di hadapan Allah SWT.
Pertama,
Allah SWT senantiasa menyuruh kita berbuat dan bertindak Rasional, mengembangkan kreatifitas positif. Segudang kalimat perintah untuk mengaktifkan akal pikiran kita dalam Alquran bisa kita jumpai, misalnya “apakah mereka tidak berfikir”,  “ apakah kamu tidak memakai otak” , “ apakah kamu tidak memperhatikan”, “ apakah kamu tidak mentadabburkan” , “ apakah kamu tidak berjalan di muka bumi kemudian perhatikan “ dan sebagainya.
Prilaku irrasional yang bertentangan dengan akal dan jiwa yang sehat,  tetapi jika dikemas sedemikian rupa dengan gebyar iklannya serta dilakukan banyak orang, bisa mematikan akal sehat. Sekadar contoh mengekspresikan kegembiraan lulus sekolah dengan corat-coret baju, jelas-jelas irrasional. Faktanya dilakukan oleh hampir seluruh siswa, bahkan ada oknum guru yang ikut menandatangi di baju muridnya dengan spidol.
Begitu juga kalo ada orang dewasa meniup lilin pada kue ulang tahun, kemudian diberikan tepuk tangan..? Di mana hebatnya? Biasanya tepuk tangan mengiringi prestasi, terus hebatnya di mana orang dewasa niup lilin..? Kalau dijadikan simbol batas bertambahnya usia, lalu apa hubungannya batas usia dengan lilin..? Nah lho makin banyak kebingungan jika kita mau bertanya kepada akal dan jiwa yang sehat.
Sebentar lagi kita akan menyaksikan di penghujung akhir tahun tengah malam orang-orang yang secara masal melakukan perbuatan dan tindakan irrasional, mulai dari jingkrak-jingkrak, menyanyi, berjoged, bakar kembang api, trek-trekan, konvoi malam, sampai kepada pergaulan bebas. Saat itu akal dan jiwa yang sehat semakin terkekang karena gebyar malam tahun baru didukung oleh media informasi yang sedemikian meriahnya.
Jika akal dan pikiran sehat sudah terkekang maka yang terjadi adalah nafsu semakin liar, buas, ganas, semakin tak terkendali. Larisnya berbagai macam merek kondom satu indikator bahwa perayaan malam tahun baru adalah malam mengumbar nafsu.
Kedua,
Allah SWT telah menjadikan kita makhluk yang paling sempurna (Q.S Attiin (95) ayat : 1 ), Makhluk paling mulai serta dilebihkan dari semua makhluk yang lain (Q.S Al-Isra’ (17) ayat 70 ), serta memberi kedudukan manusia sebagai Khalifatullah fil Ardh (Q.S Al-Baqarah(2)   ayat : 30). Di antara keistimewaan yang diberikan kepada manusia lagi lagi Akal dan pikiran. Dengan akal dan pikiran ini  manusia menjadi makhluk yang berbudaya, makhluk yang berkembang, makhluk yang mempunyai visi , misi serta orientasi serta tujuan hidup yang sangat jauh berbeda dengan binatang.
Aktifitas hari-hari binatang adalah makan, tidur, kawin, buang air terus beranak, anaknya bisa makan lagi, tidur, kawin, buang air dan seterusnya. Apabila akal pikiran manusia tidak dikembangkan untuk menjaga visi, misi serta orientasi yang jelas berbeda, maka fungsinya hanya akan berkembang untuk mempercanggih sarana aktifitas kehewanan, budayanya berkembang hanya untuk melengkapi serta memfasilitasi nafsu hewannya, makan dengan piring, tidur dengan kasur, buang air dengan toilet dan seterusnya, tujuannya tetap sama makan, tidur, kawin, buang air, beranak, anaknya bisa makan, tidur, kawin, buang air dan seterusnya .
Allah SWT berfirman : “Orang-orang kafir (kerjaannya hanya) bisa bersenang-senang, dan mereka hanya memikirkan makan dan minum persis sama dengan makan dan minumnya hewan…  (Q.S. Muhammad(47) ayat : 12 )
Menjaga harga diri kita sebagai manusia, berarti menjaga akal dan pikiran kita agar tidak terkekang oleh hawa nafsu, agar terpelihara dari segala tindakan dan aktifitas yang tidak masuk akal, agar kita melangkah dengan penuh kepastian, agar kita mampu menatap masa depan dengan tajam sampai ke negeri akhirat, agar kita tidak melakukan aktifitas dan tindakan murahan, amoral serta harus berbeda dengan binatang dan makhluk lainnya. Mudah-mudahan main Facebook nya kita juga bukan hanya mencari kesenangan dan kenikmatan.
Ketiga
Allah SWT, menyuruh kita agar memelihara dari segala perkataan dan perbuatan jangan sampai ada yang sia-sia (Q.S Al-Mu’minuun(23) ayat : 3 ). Ukuran perbuatan seseorang itu sia-sia atau tidak, sangat jelas, apabila seluruh aktifitas kita dalam rangka zikir dan fikir (dalam arti luas), maka itulah aktifitas yang bermanfaat (Q.S Ali Imran (3) ayat : 190-191)
Percayalah tidak akan bisa membawa ketenangan dan kebahagiaan yang hakiki jika hanya memenuhi keinginan nafsu. Yang ada cuma kesenangan dan kenikmatan, semakin dipenuhi semakin haus, semakin menuntut, tak akan berakhir, tak berujung, tak akan puas, kalaupun terjadi kepuasan itu hanya ada pada detk-detik pertama saja selanjutnya akan muncul tuntutan yang jauh… lebih besar lagi.. Begitulah sifat nafsu manusia.
Keempat ,
Terjadi pemborosan/mubazzir yang luar biasa, dengan segala atribut dan perlengkapan termasuk pembakaran kembang api besar-besaran. Allah SWT berfirman bahwa Mubazzir/Pemborosan itu adalah saudaranya setan. Dan setan itu selalu mengajak ke Neraka. (Q.S Al-Israa’ (17) ayat : 27). Pemborosan yang paling besar dan banyak adalah kerugian  Sumber Daya Manusia, berupa  menghambur-hamburkan waktu, tenaga, pikiran, perasaan dengan rela menunggu sampai tengah malam hanya untuk pesta-pesta, menyanyi, jingkrak-jingkrak, jogged, meniup trompet, bakar kembang api dan sebagainya.
Setan punya strategi secara bertahap, kalau sekarang belum semua melakukan, paling tidak opini umum terbentuk lebih dahulu, bahwa di balik acara tahun baru ada acara kebebasan yang sangat menyenangkan dan penuh kenikmatan biologis. Lama-lama kelaman akan bisa sama seperti di Negara-negara lainnya, kebebasan tanpa batas. Nauzubillah min dzalik.
Mudah-mudahan kita masih punya akal sehat, jiwa  bersih, pikiran  kritis, sehingga kita mampu menangkap fenomena dan fakta apa yang sedang terjadi sesungguhnya. Mudah mudahan pula kita masih punya kekuatan untuk bisa berkorban apa saja dari segala yang kita miliki, demi keutuhan rumah tangga dan keselamatan anak-anak kita. Amiin…

Tuesday, 5 December 2017

MAKALAH BULETIN BULAN OKTOBER 2017




MENGENAL SIFAT ZUHUN

A. Menurut bahasa:

  • Lawan kata dari menyenangi,
  • Meninggalkan sesuatu dan berpaling darinya,
  • Berpalingnya kecintaan terhadap sesuatu kepada yang lebih baik darinya

B. Menurut istilah:

adalah tak tergantungnya keinginan hati dan jiwa dengan kenikmatan kehidupan dunia, kegemerlapannya dan keindahannya.

DALIL-DALIL TENTANG ZUHUD

Al Qur’an:

Artinya: "Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. "(QS. Al A’la :16-17)
Dan di surat yang lain
Artinya: "Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawiyah sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. Al Anfal: 67)

Al Hadits:

Artinya: "Dari al Mustaurid bin Saddad alfahri berkata, bersabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam: ”Tidaklah dunia dibanding dengan akherat kecuali seperti salah seorang darimu mencelupkan jarinya dilaut maka lihatlah apa yang tersisa" (H.R. Muslim) 
Artinya: "Dari Sahl bin Sa’din As Sya’idi berkata:”seorang lelaki datang kepada Nabi SAW dan berkata:”Wahai Rasulullah tunjukkan kepadaku amalan yang jika aku mengerjakannya maka aku akan dicintai Allah, dan dicintai manusia, maka beliau bersabda:”Zuhudlah didunia niscaya kamu akan dicintai Allah, Dan zuhudlah apa yang ada ditangan manusia niscaya kau akan dicintai oleh menusia." (Hadits hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan lainnya) 
Artinya: "Dari Jabir bahwa nabi SAW memasuki sebuah pasar dan manusia berada disekelilinganya dan dihadapkan seekor anak kambing tuli lagi mati, maka dihidangkannya dan diambil telinganya baliau bersabda:”Siapa darimu yang menginginkan ini dengan dirham? Mereka berkata kami tak menginnginkannya dan tak condong kepadanya. Beliau bersabda: “Apakah kalian mau itu untukmu? Demi Allah seandainya anak kambing  itu hidup akan menjadi aib, karena ia tuli bagaimana pula dia sekarang mati?” Beliau bersabda: ”Demi Allah, dunia itu lebih hina dihadapan Allah dibanding ini bagimu” (HR. Muslim)

POTRET KEZUHUDAN RASULULLAH SHALALLAHU 'ALAIHI WASALLAM.

Yahya bin Hakim bercerita padaku berkata Abu Dawud bercerita padaku Dia berkata: ”Saya diberitahu Amru bin Murrah dari Ibrahim dari Alqomah dari Abdullah berkata: ”Nabi shalallahu 'alaihi wasallam tidur di atas tikar maka membekas pada kulitnya, saya berkata: “Demi bapak dan ibuku ya Rasulullah, seandainya anda memberitahukan pada kami maka akan kami beri tempat tidur yang dapat melindungi anda.” Berkata Rasulullah SAW: ”Tidaklah aku dan dunia ini melainkan saya dan dunia ini seperti pejalan kaki yang berlindung dibawah pohon kemudian istirahat dan meninggalkannya.”
Begitulah gambaran tentang betapa zuhudnya Rasulullah sampai beliau tidak tidur di atas kasur yang embuk bagus dan mewah seperti seorang raja padahal beliau lebih mulia dan tinggi kedudukannya dari seorang raja.
Apakah beliau tidak bisa atau tidak mampu tidur di atas kasur yan glebih baik? Kalau senadainya beliau mau tentunlah bisa, bahkan bisa sekali. Akan tetapi rosulullah zuhud terhadap dunia ini sampai dunia ini di mata beliau sangat lah hina dina. Tidak lah ada kehidupan yang lebih baik melainkan kehidupan yang hakiki di akhirat nanti.

Wallahua’alam